Wednesday, October 03, 2007

Lebaran....

Puasa sudah memasuki minggu ketiga, tentu saja membahagiakan... karena ternyata kita sudah mampu menjalaninya. Namun, permasalahan lain muncul di minggu ketiga ini... yaitu niatan untuk lebaran, apalagi THR sudah ditransfer dari kantor.... hemm, sudah dipastikan belanja lebaran sudah siap dilakukan....

Eits..., untungnya belanja lebaran bukannya tradisi di keluargaku. Aku dan istriku tidak pernah membiasakan untuk belanja persiapan lebaran, berkeliling pasar sekedar mencari baju lebaran. Memang aku membelikan baju lebaran, tapi itu dilakukan sebelum puasa... dan semua persiapan lebaran lainnya yang aku rasa perlu, termasuk belanja makanan atau minuman. Sehingga puasa kami tidak terganggu dengan hal-hal demikian. Itupun tidak jor-joran, paling2 hanya kue2 ringan dan sirop.... that's all, unexpensive foods.

Sabtu kemaren membuat aku takjub, kebetulan aku harus ke atm... Dan kebetulan juga aku dapat giliran jaga di kantor, sehingga pulang kantor aku mampir ke itc depok. walah... aku kaget, ternyata penuh banget..... itu baru di lt 1, karena aku buru2 sehingga tidak melihat lantai lain. hemm..., ternyata tetep saja jor2an dalam belanja lebaran masih jadi tradisi kita. Kl untuk anak2 saja, wajar.... tapi aku lihat juga ibu2 dan bapak2nya gak mau ketinggalan... mereka ikut coba2 pakaian atau sepatu sandal. hemm..... apakah ini hasil puasa ya? Bahkan sekali belanja ada yang bisa menghabiskan uang sampai berjuta2 untuk baju.... belum lagi parsel.

Yang lebih parah lagi adalah ibu2 tetanggaku, ini menurut cerita istriku. Mereka biasanya ramai2 belanja ke bogor, mulai pagi sampai siang..... tentu saja panas2an, dan pasti cape bawa belanjaan. Demi belanja lebaran, akhirnya mereka mengorbankan puasa.... alasannya puasa bisa diqodho. weiii..... siapa bilang segampang itu. Kl kita dalam perjalanan.... jauh, atau sedang sakit... memang kita diperbolehkan batal puasa, dan meng-qodho-nya lain waktu.... tapi buat belanja atau having fun.... its totally different. Naudzubillahi Min Dzallik..... semoga kami terhindar dari hal ini. Ini juga salah satu alasan kami mempersiapkan lebaran sebelum puasa.

Yang penting sebenarnya adalah puasa untuk mengendalikan nafsu. Nah, kita mampu menahan makan minum, bahkan berhubungan badan di siang hari. Tetapi bila kita jor2an dalam belanja lebaran... berarti kita tidak dapat mengendalikan nafsu kita..., nafsu untuk berfoya2. Adakah hadits nabi yang mengatakan harus merayakan lebaran dengan meriah? Adakah Ayat Alloh yang menyuruh merayakan lebaran dengan foya2 (keluar banyak uang bagian dari foya2 kan)? Aloh dan rasul-Nya hanya meminta kita merayakan lebaran dengan membayar zakat agar saudara kita yang berkesusahan ikut merasakan hari kemenangan... gegap gempitanya takbir.

Sampai kapan bangsa ini akan berubah? Di bulan2 lainnya kita bilang kita sedang krismon, rakyat susah..., tetapi mengapa setiap lebaran selalu terlihat mewah. Padahal banyak diantara sodara kita tidak bisa merayakannya...... Lihat saja dampaknya, ada inflasi yang tinggi karena harga meningkat akibat kebutuhan dadakan ini.... kl saja kita merayakan dengan kesesuaian (definisikan sendiri deh)..... mungkin krisis bangsa ini sudah pulih.

Wanna change? its up to you.... its your choice!

No comments: