Friday, October 13, 2006

Puasa dan Berbagi

Hemm... bulan Ramadhan sudah lewat setengahnya. Orang pun sudah bersiap-siap menyambut Idul Fitri a.k.a LEBARAN. Segala persiapan sudah mulai dihitung, mulai pakaian baru, kue-kue kering sampai bersilaturahmi dengan keluarga besar (termasuk mudik).

Walau Puasa-ku kali ini sepertinya belum lebih baik dari puasa lalu, tapi setidaknya banyak hal yang aku dapatkan di puasa kali ini. Tahun lalu, ketika berbuka aku mampu langsung makan besar untuk berbuka (maksudnya makan nasi + lauk-pauknya). Namun, puasa kali ini perutku sudah tidak mampu. Istriku bilang, "Ayah kan udah lebih tua". Hah, umurku baru 30 thn sudah dibulang tua (aku masih merasa baru 20 thn). Tetapi memang terasa dengan rutinitas, fisik ini menjadi lebih rendah stamina-nya sebelum masuk bulan puasa. Tapi ketika kulihat teman2, yang begitu azan langsung mengganyang box makanan (nasi jatah kantor) itu aku terkagum-kagum (tentunya setelah minum dulu untuk berbuka). Tapi sayangnya, kemubaziran masih ada. Banyak di antara kawan-kawan tidak dapat menghabiskan makanannya. Akhirnya, sisa makanan itu masuk tong sampah dimana bila dihitung mungkin bisa untuk dijadikan 10 atau lebih box makanan.

Ketika perjalanan pulang kantor pun begitu, Sepertinya beberapa masjid atau yayasan mengadakan buka bersama orang-orang tertentu (Kurang Mampu, Yatim Piatu, Janda, dsb-lah). Ini terlihat ketika di terminal banyak orang yang menenteng bungkusan seperti nasi box. Di sana terlihat ada yang bawa satu kotak, dua kotak, bahkan sampai beberapa kotak. yang jadi pertanyaan apakah mereka mengambil kotak-kotak makanan itu sesuai dengan jatah mereka atau berebut banyak-banyakan ambil. Mumpung ada kesempatan, mungkin itu yang ada di benak mereka. Satu lagi yang menjadi perhatianku, banyak yang menenteng bungkusan tersebut aku lihat berpakaian rapi (bahkan menurutku cukup bagus, dengan harga pakaian yang lumayan), sedangkan yang lainnya memang lusuh-lusuh. Apa ini juga aji mumpung?

Ya aku juga merasakan ketika masih anak-anak saling rebutan dengan teman kalau ada buka bersama. Atau membawa pulang jatah kawan kantor yang tidak masuk ketika puasa tahun lalu. Aku merenung, memang ternyata sifat serakah juga fitrah manusia. Ya mudah-mudahan aku dan keluargaku bisa dihindarkan dari pengaruh sifat ini. Saling berbagi memang harus dibiasakan dari kecil.

No comments: